15 Penyelam Dikerahkan untuk Cari Korban Terbakarnya KM Zahro

Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) terus melakukan pencarian terhadap kemungkinan adanya korban penumpang terbakarnya Kapal Motor Zahro Expres yang belum ditemukan. Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI FHB Soelistyo mengatakan, pihaknya memfokuskan pencarian di area seluas 151 nautical mile square.

“Area yang kita cari hari ini luasannya 151 nautical mile square, dengan priority ada pada square 81 nautical mile square, itu yang bisa kita cari dengan titik center ada di tempat kejadian,” kata Soelistyo kepada wartawan di Muara Angke, Jakarta Utara, Senin (2/1/2017).

Basarnas melibatkan ribuan personel, 5 kapal dan beberapa perahu karet serta 15 penyelam untuk mencari korban hilang tersebut. “Saat ini Apa yang dilakukan oleh Tim SAR kita anggap (penumpang) masih belum ditemukan, apapun pertimbangannya. Saya memastikan oleh karena memang manifes tidak pasti. Satu minggu ke depan ini kekuatan Basarnas adalah untuk meyakinkan sudah tidak ada lagi saudara kita yang menjadi korban,” kata Soelistyo.

Menurut dia, ombak di Muara Angke cukup tenang. Kendala atau tantangan pencarian di laut adalah soal kedalaman, kekuatan arus atas atau bawah, gelombang dan kondisi cuaca.

“Tapi lihat hari ini semua mendukung kita. Mudah-mudahan tim kita, mereka akan melakukan penyelaman setelah ada klarifisikasi dan tanda-tanda pencarian Basarnas. Penyelamnya ada 15 ya,” kata Soelistyo.
(erd/erd)