Tipikor Polres Bidik Proyek Ruas Jalan Kota Masamba

LUTRA Masyarakat, LSM hingga anggota dewan menolak proyek pengaspalan jalan ruas 35 Dandang – Teteuri dan tiga ruas lainnya karena volume, mutu dan kwalitas jalan dinilai tidak berkualitas. Polres, Tim Ahli Unhas dan LPJK Sulsel turun langsung di lapangan melakukan pemeriksaan fisik.

Polres Luwu utara (Lutra) sementara mendalami pemeriksaan proyek pengaspalan jalan ruas kota Masamba nomor ruas 35 Desa Dandang-Teteuri, Kecamatan Sabbang bersama tiga ruas jalan lainnya karena diduga bermasalah.

Unit Tipikor Polres Lutra dipimpin Kasatreskrim Polres Lutra AKP M.Tanding mendatangkan tim ahli penelitian proyek dari Politeknik Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar bersama Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Sulsel.

Mereka melakukan pemeriksaan proyek pengaspalan jalan sebagai sample untuk di uji do laboratorium. “Proses pemeriksaan dan pengambilan sample aspal dilakukan dengan teknik Coor Test atau menguji mutu dan kualitas aspal,” ujar salah seorang tim LPJK.

Kapolres Lutra, AKBP Dhafi mengapresiasi kerja keras jajaranya terutama kasat reskrim bersama kanit tipikor dan anggotannya untuk menindak lanjuti penanganan kasus dugaan korupsi. Kadis PU Pemda Lutra, Suwaib Mansur membantah konstruksi jalan tersebut di anggap bermasalah karena pekerjaannya sesuai ketentuan yang ada. Hanya saja sejumlah titik aspalnya terkelupas namun jalan tersebut masih dalam masa pemeliharaan oleh pihak pelaksana proyek. Sehingga titik jalan yang dianggap bermasalah sudah diperbaiki.

Hasil pemantauan Dinas PU, penyebab terkelupasnya sejumlah titik jalan mungkin beban kendaraan seperti truk melebihi kapasitas dan telah di benahi oleh pelaksana proyek. Terkait pemeriksaan jalan oleh pihak kepolisian menurut Suwaib, itu wewenang dan tugas kepolisian menindaklanjuti aduan masyarakat. (tal/R)