Pedagang di Pasar Sentral Dihimbau Selesaikan Administrasinya

MAKASSAR – Pedagang di Pasar Sentral segera berkemas karena lapak darurat yang selama ini mereka tempati, akan dibersihkan. Baik Pemkot, pengembang maupun New Makassar Mall mengimbau pedagang segera menempati kiosnya di gedung baru.

Direktur Operasional PD Pasar Makassar Raya, Japri Y Timbo mengatakan, pedagang yang belum menyelesaikan administrasi belum dapat menempati kios baru. Mereka sebenarnya telah memiliki lembaran hasil undian (LHU) kepemilikan kios alias pedagang lama.

“Jadi kami imbau memang, tidak ada toleransi lagi bagi pedagang karena sudah kesepakatan bersama. Lapak darurat harus mulai dibongkar,” ujar Japri.

Humas PT Melatitunggal Intiraya (MTIR), Imran Bachtiar mengungkapkan, pedagang yang telah mendapatkan kios atau los dan harus masuk pertama sebanyak 1.000 orang. Mereka menempati los di basement, lantai dasar, dan lantai 1.

“Sebanyak 200 pedagang belum bisa masuk, karena belum lengkap administrasinya, seperti kurang rekening koran dan kartu nikah. Mereka kan semua pedagang lama, jadi kesepakatan harus masukan berkas sampai 5 Juli,” kata Imran.

Imran menambahkan, saat ini MTIR selaku pengembang Pasar Sentral dan pemerintah kota telah memberikan dua jalan administrasi. Bisa langsung ke PT MTIR atau langsung ke bank untuk mengurus berkas kepemilikan los.

Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Sentral Makassar (APPSM), Andi Parenrengi mengungkapkan, pedagang yang belum melengkapi administrasi karena ada keraguan mengurus ke bank. Akibat kebakaran 2011 lalu, banyak yang di blacklist oleh bank.

“Saat ini kita sudah mempersiapakan negoisasi dengan pihak MTIR. Kita usahakan rampung sebelum 5 Juli,” tuturnya. (marf/R)