Bangunan Ini Ambruk Diduga ‘Kualitas’ dan Kurang Pengawasan

TAKALAR – Ambruknya bangunan talud di lokasi rawan banjir di kecamatan Polongbangkeng Selatan (Polsel) atau tepatnya di poros Canrego – Bontonompo tidak lepas dari faktor alam. Kondisi itu selalu dijadikan asumsi saat terjadi kerusakan di saat banjir melanda tanpa berhitung di proses pengerjaannya. Padahal, proyek dikerja sudah diperhitungkan fungsi dengan kualitas atau kekuatan yang terencana.
 Kenapa bisa ambruk..? Selain kesengajaan pihak pelaksana kegiatan proyek (kontraktor) yang kerja asal cepat selesai, juga pengawasannya kurang baik dari konsultannya maupun dari pihak terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Daerah (PUD).
Hingga hari ini, belum diketahui siapa pelaksana kegiatan lapangannya (kontraktor) karena pihak Dinas PUD khususnya mantan Kepala Bidang Bina Marga, Iskandar belum berhasil dihubungi. Ponselnya tidak bisa dihubungi.
“Kami berharap pihak terkait maupun aparat penegak hukum ada kepedulian untuk memprosesnya. Ini bagian tak terpisahkan dari fungsi pengawalan TP4D,” ujar warga sekitar, Dg Sikki.   (cw)