Banjir Belum Tunjukkan Tanda-tanda Bakal Surut

Banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, belum ada tanda bakal surut. Bahkan diprediksi banjir masih akan terus meluas hingga Januari 2017. Berdasarkan pantauan di beberapa titik, kedalaman banjir malah semakin bertambah.

Seperti di Desa Sungai Rambutan Indralaya Utara. Banjir yang merendam desa itu semakin meluas. Tidak hanya desa transmigrasi KTM Sungai Rambutan, rumah warga yang berada di luar lokasi tersebut juga mulai terendam banjir.

Salah satu lokasi yang sebelumnya belum terendam kini mulai diterjang banjir, yakni di jalan masuk ke Desa Sungai Rambutan. Ketinggian air cukup tinggi.

Sedangkan rumah warga lain sebagian lantainya juga sudah terendam banjir. Banjir membuat warga sulit keluar rumah.

Untuk mengatasi bencana itu, salah satu warga bernama Dahlan membangun jembatan darurat dari kayu dengan biaya sendiri.

“Terpaksa buat jembatan, Pak. Sudah sebulan ini. Kalau hendak keluar harus menggunakan drum yang dibelah dua, lalu ditarik dengan tali,” katanya, Kamis (15/12/2016).

Budi Santoso, ketua RT 02 UPT 3 KTM Sungai Rambutan, mengatakan, setidaknya 100 rumah terendam banjir di UPT 3 KTM Sungai Rambutan.

Budi menambahkan, banjir yang sudah merendam selama satu bulan ini belum ada tanda-tanda akan surut. Budi berharap ada bantuan dari pemerintah, terutama bantuan bahan makanan.

“Semoga bantuan pemerintah segera turun, Pak, terutama untuk warga yang tidak punya pekerjaan akibat kebun mereka terendam banjir,” katanya ke kompas.com.. (*/R)