Bincang Warga Galesong, Penerima Zakat Anak PNS Kemenag

   Penerima zakat di kabupaten Takalar diduga salah sasaran karena ada oknum PNS Kemenag kabupaten Takalar yang masukkan anaknya sebagai penerima hingga menjadi perbincangan serius Warga.
 TAKALAR – Zakat adalah sejumlah harta yang wajib dikeluarkan oleh pemeluk agama Islam untuk diberikan kepada golongan yang berhak menerima seperti fakir miskin dan semacamnya sesuai yang ditetapkan oleh syariah. Hanya saja dalam prosesnya, ada saja oknum jahil yang memanfaatkan ‘zakat’ untuk kepentingannya guna mengais hasil seperti yang tengah terjadi di wilayah Galesong.
Informasi warga di Galesong menyebutkan, ada oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial BS yang diketahui bekerja di Kementerian Agama Kab. Takalar yang mengacak data penerima zakat. Kata warga, oknum pegawai Kemenag ini memasukkan 2 orang anaknya sebagai penerima zakat. Padahal, dilihat dari kondisi ekonomi oknum tersangkut sudah tidak [pantas menerima karena tidak masuk dalam golongan fakir miskin.
Ikhwal memalukan itu terjadi, saat penerimaan zakat untuk warga miskin di Kantor Camat Galesong, Rabu (20/9), dimana nama kedua anak oknum PNS tersebut ada dalam daftar penerima zakat. “Ini kezaliman luar bisa,” teriak warga.   (cw)