Bupati Takalar Sebut Sekda Pada Sidang Kasus Laikang

Sekertaris Daerah (Sekda) dan Sintap disebut pada persidangan kasus dugaan korupsi penjualan lahan transmigrasi di desa Laikang, kecamatan Mangarabombang (Marbo), kabupaten Takalar kembali digelar di Pengadilan Tipikor Makassar, Selasa (12/9).
Bupati Takalar, H. Burhanuddin Baharuddin saat memberikan kesaksian di Pengadilan Tipikor Makassar, Selasa (12/9)

MAKASSAR – Penyebutan SEKDA dan SIMTAP ini muncul pada kesaksian Bupati Takalar H. Burhanuddin Baharuddin pada persidangan kaus dugaan korupsi penjualan lahan Laikang yang melibatkan mantan Camat Mangngarabombang Noor Uthary, mantan Sekretaris desa Risno Siswanto dan Kepala Desa Laikang Sila Laidi.

Kesaksian Burhanuddin Baharuddin terkait keluarnya izin prinsip kawasan industri di daerah yang merupakan lahan transmigrasi di Desa Laikang. Pemanggilan terhadap Burhanuddin sudah dilakukan beberapa kali, namun baru kali ini Burhanuddin berkesempatan hadir dan diambil keterangannya.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan saksi dalam persidangan seperti dimuat online24 jam, ia selaku Bupati mengaku mengeluarkan surat izin prinsip sebab permohonan dan prosedur mengeluarkan izin prinsip sudah sesuai.
“Saya tidak lagi mengecek majelis, sebab menurut saya ketika surat itu sudah melalui sintap dan sekda, saya berfikir bahwa persoalan teknis sudah selesai sehingga saya tinggal tandatangan,” ungkap Burhanuddin saat sidang berlangsung.
Sementara terkait penetapan lokasi di desa Laikang sebagai lahan transmigrasi, Bur mengaku tidak pernah melihat surat atau dokumen yang menunjukkan bahwa lahan tersebut merupakan lahan transmigrasi.   (r)