Dua Korban Meninggal Diledakan Kapal Tangker

Dua korban yang mengalami luka-luka akibat ledakan di kapal Tanker Layar Samudera di Ambon meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit Dokter Haulussy Ambon, Maluku, Sabtu (22/4/2017).

Kedua korban meniggal itu adalah Beni Sarbini (45)  yang merupakan kapten kapal dan Yayat Hidayat (35), seorang teknisi. Keduanya meninggal dunia setelah mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh. Saat ini jenazah kedua korban masih berada di rumah sakit.

Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, Beni Sarbini adalah warga Jakarta dan Yayat Hidayat warga Jawa Barat.

Rencananya pada Minggu besok kedua jenazah akan segera dipulangkan ke daerah asal mereka.

“Dua korban yang sempat dirawat di RSUD Dokter Haulussy Ambon telah meninggal dunia. Satunya meninggal pagi dan satunya siang tadi,”kata Kepala Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKBP Sucahyo Hadi, kepada waratwan di Ambon, Sabtu (22/4/2017) sore.

Penyebab insiden ledakan itu kata Sucahyo masih terus diselidiki polisi. Dia juga mengatakan bahwa penanganan kasus tersebut kini telah ditangani oleh Direktorat Polair Polda Maluku.

”Kasusnya telah ditangani Ditpolair, yang jelas masih dalam penyelidikan,”kata dia.

Secara terpisah, Kepala Bagian Humas Polda Maluku, AKBP Richard Tatuh mengatakan, hingga saat ini sudah enam orang yang dimintai keterangannya terkait kasus tersebut. Meski begitu dia belum dapat menjelaskan secara detil penyebab ledakan di kapal tersebut.

Para korban luka yang hingga kini masih dirawat di sejumlah rumah sakit di Ambon berjumlah lima orang.

Ledakan keras di kapal tanker Layar Samudera itu terjadi pada Jumat sore kemarin pada sekitar pukul 17.00 WIT.  (*/R)