Garam Jeneponto Diharap Jadi Kawasan Produk Nasional

JENEPONTO – Guna mewujudkan kabupaten Jeneponto menjadi  sentra kawasan produksi garam nasional, Pemkab menyiapkan lahan seluas 500 hektar diluar lahan petani garam.

Bupati, Iksan Iskandar usai memimpin rapat Implementasi pengolahan garam rakyat menyampaikan, lahan yang  tersedia milik masyarakat petani garam kita sekitar 600 hektar. Untuk menjadi kawasan produksi garam nasional disediakan lahan 500 hektar, di luar lahan petani.

Untuk mewujudkan program itu kata Iksan, Pemda bekerjasama dengan BPPT dan Unhas. Dan dalam waktu dekat melakukan pengolahan 3 hektar lahan garam sebagai percontohan.

“Tahun ini sebagai langkah awal, kita akan olah lahan percontohan dulu seluas 3 hektar, sehingga petani garam bisa melihat dan menjadikan contoh bagaimana menggarap lahan dan produksi garam yang produktif,” ujarnya.

Lahan percontohan itu kata Iksan, akan dipusatkan di Kecamatan Bangkala tepatnya di Kampung Nasara Bangkala. Lahan percontohan itu akan mengimplementasikan mulai pengolahan lahan, penambangan garam, cara memproduksi garam yang produktif. (leo/cw)