Imran Eka Dikecam Soal Reshufle Pengurus KNPI Sulsel

MAKASSAR – Ketua KNPI Sulsel, Imran Eka dikecam sejumlah pengurusnya, lantaran isu reshufle tanpa melalui mekanisme yang telah ditetapkan organisasi kepemudaan itu.

Kecaman itu disampaikan Wakil Ketua KNPI Sulsel Bidang Sosial Budaya, Amrullah. Menurutnya Imran sewenang-wenang dalam mengambil keputusan.
“Bagaimana mungkin bisa langsung melakukan reshufle tanpa ada rapat untuk menghadirkan seluruh pengurus KNPI Sulsel, ini kan sewenang wenang,” kata Amrul, Rabu (24/1/2018).
Amrul menambahkan bahwa proses reshufle itu dilakukan melalui sejumlah tahapan sebagai ukuran, termasuk ukuran keaktifan dan kinerja kepengurusan yang menjadi dasar utama dilakukannya perombakan kepengurusan termasuk melalui forum rapat pleno.
“Jika itu betul kepengurusan melakukan reshufle, saya menilai itu merupakan pelanggaran konstitusi, jelas-jelas melanggar PO, sebab dasar melakukan reshufle tidak ada,” lanjut pria yang dikenal dekat dengan Legislator DPR RI, Akbar Faizal ini.
Dari informasi yang diperoleh, Imran Eka akan melakukan reshufle sebanyak 150 orang pengurus aktif.
Nama-nama yang diisukan direshufle yakni Andi Tenri Ajeng, Amri Manangkasi, Ramlan R Yasmin, Muhammad Lutfi, Syamsuddin, andhy Richard, Yudhi Atma dan Erwan Arifin.   (malo)