Inilah Dampak Tambang di Perairan Galesong, Pantai Terkikis

TAKALAR – Keresahan warga di kawasan pesisir pantai sepanjang Galesong perlahan mulai diliputi rasa was-was dengan kondisi pantai yang juga perlahan mulai memperlihatkan kegalauannya. Bagaimana tidak, bibir pantai perlahan terkikis dan mengancam warga yang berdomisili disepanjang pantai. “Ini dampak dari penambangan di laut, karena pasirnya dikeruk hingga berimbas pada longsornya pasir di bibir pantai,” keluh warga di Mangendara, kecamatan Galesong Selatan.

Kondisi pantai yang berangsur pasirnya terkikis kata warga setempat tidak lepas dari aksi penambang yang hingga sekarang masih belum ada titik jelasnya. Pemerintah Provinsi Sulsel sepertinya tak mau tahu jeritan nafkah nelayan karena aksi tambang masih tetap berlanjut.

Aksi penolakan tambang pasir laut Galesong, Sanrobone dan kepulaun Tanakeke yang sudah berlangsung kurang lebih empat bulan belum menemukan titik terang, walaupun berbagai cara yang di lakukan warga nelayan agar perusahaan penambang dapat menghentikan aktifitasnya.
Harapan warga nelayan agar aktivitas penambangan pasir laut dihentikan dan meminta penprov sulsel segera mencabut izin tambang.  “Saat ini armada kapal penambang pasir bertambah,” keluh warga.  (malo/R)