Kampanye Bupati, No Pungli – No Praktek Uang Dalam Jabatan

TAKALAR – Gaung kampanye ‘No Pungutan Liar (Pungli) maupun No praktek uang dalam jabatan’ kembali membahana dengan munculnya serangan issu permintaan uang yang mengatas-namakan Bupati Syamsari Kitta.

Penipu ini menghubungi salah satu pengusaha yang diketahui tengah membangun kerjasama dengan Pemkab Takalar dengan meminta ditransferkan uang sebesar Rp100 juta untuk biaya perjalanan Bupati SK ke Korea.

Spontan kabar ini menyebar di Medsos dengan modus penipuan.

Direktur yang menjadi sasaran tembak oknum penipu ini kaget dan tidak meyakininya dengan asumsi, dalam pertemuan beliau lagi gencar-gencarnya mengkampanyekan no pungli dan no praktek uang dalam jabatan, penerimaan PNS maupun dalam hal membangun kerjasama dengan Pemkab Takalar.

Mendapat konfirmasi jual nama ini, Bupati Syamsari Kitta meminta untuk semua warga Takalar agar berhati-hati. “Jika ada yang meminta transfer atas nama Bupati atau Pemerintah Kab.Takalar mohon segera melakukan konfirmasi secepatnya dan meminta aparat hukum untuk menindaklanjuti laporan penipuan,” imbuh Bupati.   (cw)