Kartu Ujian di Takalar Gunakan Kertas Bekas

 TAKALAR – Ditengah masa transisi kondisi Takalar atau bertepatan Hari Pendidikan Nasional, dunia pendidikan kembali menuai sorot dengan pengadaan kartu ujian.

Pasalnya, pengadaan kartu ujian Nasonal di Kabupaten Takalar menuai tanya, karena kertas yang digunakan ‘kertas bekas’ alias kertas biasa. Padahl kata sumber via Wa-nya, pembuatan kartu ujian punya anggaran. “Ini mungkin efisiensi anggaran yang dilakukan Dinas Pendidikan,” sindir sumber.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan, Darwis yang dihubungi, Kamis (3/5) membenarkan adanya prin-out kartu ujian berupa kertas biasa. Namun jelas dia, kartu itu salah datanya dan gurunya salah ambil. “Sudahmi diganti,” pungkasnya.   (cw)