‘Kasihan’ Ortu Bupati Takalar Juga Memungkinkan….

Orang Tua Bupati Takalar (baju hijau) duduk santai sebelum persoalan jual tanah mencuat kepermukaan dan menyerat namanya

Di usia senja, orang tua Bupati Takalar H. Burhanuddin Baharuddin terpaksa harus berurusan dengan hukum di Kejati karena diduga ikut menikmati hasil penjualan tanah Transmigrasi di desa Laikang, kecamatan Mangarabmbang (Marbo).

MAKASSAR -Adanya kabar proses hukum kasus penjualan lahan negara di Laikang, kecamatan Mangarabombang akan menyeret dan memungkinkan istri anak Bupati Takalar HB tersangka sudah menyebar dan jadi vilar, kini giliran orang tuanya yang diduga juga ikut menikmati hasil penjualan.

istri bersama anak Bupati HB

Kasus yang menyeret Bupati, istri dan anaknya pun sudah diperiksa. Kebetulan keluarga bupati tersebut, kata Salahuddin  ikut menikmati hasil penjualan lahan negara, termasuk ayah Burhanuddin.

“Soal apakah ketiganya juga bakal menyusul jadi tersangka, semuanya diserahkan ke penyidik. Hanya saja jika selama alat bukti dan fakta hukum memenuhi, memungkinkan ketiganya juga ditetapkan sebagai tersangka, ” katanya.

Untuk sementara, kasus penjualan lahan negara ke PT Karya Insani Cirebon ini sudah mentersangkakan empat orang. Tiga sebelumnya adalah Sila Laida selaku kepala Desa Laikang, Risno Siswanto selaku sekretaris Desa Laikang dan Muhammad Noor Uthary selaku Camat Mangarabombang. Ketiganya kini sudah ditahan dan tengah menjalani proses sidang.

Sementara Bupati yang juga sudah menyandang status tersangka masih belum ada kabar kapan penahanannya seperti dialami tiga tersangka lainnya.   (R)