Kata Puspawati, Perempuan dan Anak Rawan Eksploitasi

LUTIM – Meski fakta menunjukkan banyaknya keberhasilan dan kemajuan yang dicapai perempuan Indonesia, namun kondisi perempuan dan juga anak rentan dari berbagai kekerasan, eksploitasi dan perlakuan diskriminatif lainnya. Ketua PKK Luwu Timur, Ny Hj Puspawati Husler menyampaikan hal tersebut saat membacakan sambutan tertulis,Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Yohana S. Yembise.

Dikatakan, perempuan dan anak dengan jumlah hampir 80% dari total penduduk Indonesia keduanya merupakan sumber daya potensial dalam pembangunan.  Mengingat maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang akhir-akhir ini banyak terjadi di masyarakat, maka diusung thema “Kesetaraan Perempuan dan Laki-Laki untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari kekerasan terhadap perempuan dan anak, perdagangan orang dan kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan” katanya.

Untuk memberikan penyadaran pentingnya berbagai upaya untuk melindungi perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan dengan melibatkan semua komponen masyarakat. Pelibatan laki-laki yang sudah dideklarasikan dalam kampanye global “Hefor She” juga bagian yang diutamakan dalam mewujudkan kesetaraan gender.

Terselenggaranya Peringatan Hari Ibu ke-88 Tahun 2016, diucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada 6 (enam) pimpinan organisasi perempuan dan mitra kerja lainnya yang selalu bersama-sama terlibat dalam penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu.

Bupati Lutim, Thorig Husler mengatakan, Hari Ibu yang diperingati tiap Desember menggugah ingatan dan pemikiran, perjuangan kaum perempuan ternyata sangat dirasakan manfaat dan hasilnya terutama oleh kaum perempuan Indonesia.

Kaum perempuan Indonesia dewasa ini menurut Husler, mengalami banyak kemajuan. Diantaranya berbagai posisi dan jabatan penting telah banyak diduduki termasuk di jajaran Pemkab. (acar/R)