Kelebihan Beban, Jembatan Gantung Rantelemo Ambruk

MAKALE – Meskipun tidak ada korban jiwa, namun masyarakat di Rantelemo, kelurahan Sarira, Makale Utara, kabupaten Tana Toraja geger. Pasalnya, jembatan gantung sejak selesai dikerjakan, warga sekitar  menjadikannya tempat nongkrong sambil menikmati aliran air tiba-tiba ambruk. 

Informasi warga setempat menyebutkan, Jum’at (15/12) pagi tadi jembatan yang merupakan akses bagi warga dalam melakukan aktifitas kesehariannya ambruk. Itu terjadi akibat tali gantungan yang terbuat dari kawat besi (sleng) putus.

Kabag Humas Tana Toraja, Y. Kamben menuturkan, putusnya kawat besi diperkirakan karena kelebihan beban, lantaran banyaknya masyarakat yang sering “nongkrong” di atas jembatan.

Menurut Kabag Humas, masyarakat berkumpul dan melihat pemandangan di air dimana ikan mengapung mati disepanjang sungai. Menurut kabar, ikan pada mati akibat air yang sangat keruh kiriman dari longsor di Toraja Utara.   (anda/cw)