Keluarga Korban Pembunuhan di Lantang Demo Polres

TAKALAR – Aliansi Masyarakat Pencari Keadilan (LMPK), Himpunan Pelajar Mahasiswa Takalar (Hipermata), Jaringn Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP), Himpunan Pemuda Layanan (HPL), LSM Lontara dan Fortal bersama keluarga korban pembunuhan di desa Lantang, kecamatan Polongbangkeng Selatan (Polsel) melakukan aksi di kantor Polres, Senin (27/3).

Kedatangan keluarga korban pembunuhan Jamaluddin Dg Ngemba di Polres mempertanyakan proses penyidikan yang hanya memperlihatkan barang bukti (bb) berupa pakaian di Pengadilan. Sedang bb berupa sebilah parang (sajam) tidak ada, hingga ada kecenderungan pihak keluarga korban curiga proses hukumnya dimainkan. “Kami curiga ada oknum aparat yang bermain dibalik proses pembunuhan,” teriak pendemo yang diwarnai isak tangis keluarga korban.

Keluarga korban bersama komunitas lsm yang mendampingi menilai ada kejanggalan dalam proses hukum di Polres. “Kami minta kejelasan dari proses hukum di Polres hingga tidak memperlihatkan barang buktinya,” pinta pendemo yang dite4ima langsung Kapolres Takalar, AKBP Iskandar. (R)