Komisi III DPRD Toraja Nilai Pungutan di SMAN I “Pungli”

MAKALE – Pungutan yang dilakukan SMAN I Makale terhadap siswanya dengan asumsi untuk membayar gaji tenaga honorer disikapi serius Komisi III DPRD. “Tidak ada satupun alasan pembenarannya melakukan pungutan terhadap siswa,” tegas anggota dewan dari partai Demokarta, Kristian HP Lambek.

Apalagi kata dia, apalagi untuk serimonial, gaji honorer ataupun untuk administrasi percetakan ijasah dan lainnya sangat tidak benar. “Apapun alasan pungutan di sekolah, itu pungutan liar

Apapun caranya dan meskipun atas kesepakatan orang tua siswa tapi diinisiasi sekolah, tetap saja tidak dibenarkan. Karena kalau sudah diinisiasi pihak sekolah, mau tidak mau orang tua tidak mungkin menolak. “Pastinya, tidak boleh membuka peluang untuk sekolah meminta atau menyuruh siswa untuk meyumbang walau pun ada kesepakatan dan dilengkapi berita acara,” tegasnya.

Kristian mengingatkan krpada para kepsek untuk tidak suatu kegiatan yang melanggar aturan dan ketentuan permendagri dan surat edaran Gubernur.  “Kepada kepsek SMAN I, kembalikan uang siswa,” imbuhnya.    (anda/cw)