Koruptor Kabur, Kejati Lacak Keberadaan 4 DPO

4 orang tersangka korupsi yakni Rusdiyanto Indra Hasan, Riswan Marsal, Awaluddin M Hatta alias Awal dan H Taufan Ansar Nur masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

MAKASSAR – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, secara resmi mengeluarkan penetapan pencekalan terhadap empat buronan tersangka kasus korupsi. Mereka dikabarkan telah melarikan diri saat hendak dieksekusi dan saat hendak dilakukan penahanan oleh jaksa sejak tahun 2016 lalu.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulsel, Salahuddin mengatakan, pihaknya telah berupaya terus untuk mengejar serta melacak keberadaan keempat buronan. “Kita telah melakukan upaya pencekalan untuk mencegah keempat buronan itu tidak melarikan diri terlalu jauh,” kata Salahuddin.

Pencekalan dilakukan bertujuan untuk mempersempit ruang gerak buronan sehingga nantinya mudah untuk melacak posisi keberadaannya.

Sekedar diketahui, buronan tersangka Rusdyanto Indra Hasan merupakan salah seorang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kendaraan dinas operasional roda dua, di Badan Ketahanan Pangan, Kabupaten Bulukumba, tahun 2012.

Riswan Marsal tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyimpangan dana program Diploma III di Akper Bulukumba, tahun 2007-2010. Awaluddin M Hatta tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) RSUD Provinsi Sulawesi Barat, tahun 2013. Sedang H Taufan Ansar Nur, merupakan buronan yang telah berstatus terpidana terkait kasus korupsi proyek pembangunan lods pasar Pa’baeng-baeng¬† (ar/R)