Libatkan Aparat, Debt Collector Mandala Ancam Konsumennya

Seorang warga, Dg Timung di Bontopajja, desa Bontomanai, kecamatan Mangarabombang (Marbo) ketakutan karena tekanan dari Debt Collector Mandala Finance.  

TAKALAR –  Rasa takut Dg Timung saat debt collektor dari pembiayaan Mandala Finance Takalar bersama aparat mendatangi rumahnya dan mengancam akan menarik paksa kendaraan roda duanya. “Saya didatangi dua orang dan mengaku dari Mandala,” ujar Dg Timung.

Diperbincangan, keduanya mengancam akan melaporkan ke Polres jika tidak secepatnya menyelesaikan tunggakan. Jika tidak dibayarkan sekarang, motor akan ditarik paksa oleh aparat yang mendampingi debt collector.

Sekedar diketahui, dari kejadian Dg Timung masyarakat perlu pencerahan termasuk Mandala Finance bahwa tindakan merampas adalah tindakan kejahatan. Pasal 368 ayat 2,3,4 dan pasal 335 menegaskan, kalau yang berhak untuk melakukan eksekusi adalah Pengadilan.

Jadi sebaiknya, jika pihak Mandala mau mengambil jaminan harus membawa surat penetapan eksekusi dari Pengadilan Negeri (PN). “Kasus ini adalah kasus perdata bukan pidana yang harus diselesaikan lewat pengadilan bukan lewat penagih utang,” ujar kerabat Dg Timung mengingatkan.  (lira/cw)