Longsor Robohkan Menara Listrik SUTT, Interkoneksi Terganggu

Sebuah menara Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang mengalirkan listrik 150 kV roboh di Isimu, Gorontalo. Robohnya menara SUTT  ini disebabkan oleh tanah longsor  di sekitar proyek Gorontalo Outer Ring Road (GORR) .  Akibatnya terjadi gangguan pasokan listrik di sistem interkoneksi Sulawesi Utara dan Gorontalo.2009552sutt2780x390

“Robohnya menara SUTT ini terjadi pada Rabu malam. Jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Isimu – Marisa mengalami trip yang mengakibatkan PLTG Gorontalo keluar dari sistem dan tidak dapat mensuplai daya listrik sebesar 100 MW ke sistem Sulut-Gorontalo,” kata Nayusrizal, Kepala PLN Gorontalo.

Selain ada yang roboh, satu menara SUTT juga mengalami pergeseran posisi sekitar 10 meter. Putusnya interkoneksi ini menyebabkan sistem Sulawesi Utara dan Gorontalo  untuk sementara waktu tidak bisa memasok listrik.  PLTD dan PLTG Paguat di bagian barat Gorontalo tidak dapat mengirimkan listrik ke sistem Sulutgo sehingga saat ini sistem mengalami defisit daya

“Pada siang hari sebesar 11 mw dan malam hari diperkirakan defisit 40 MW, sudah termasuk pemadaman pelanggan industri. Untuk daya mampu system SulutGo menjadi 311 MW, sedangkan beban puncak sebesar 351 MW, shingga system SulutGo saat ini defisit 39 Mega Watt (MW),” kata Nayusrizal.

Untuk menyuplai kebutuhan listrik, khusus untuk daerah Pohuwato dan Boalemo sementara ini dilayani oleh PLTD Marisa dan PLTG Gorontalo. Selain itu, Kota Gorontalo juga mendapat suplai tenaga listrik dari PLTU Molotabu.

Sebagai langkah recovery atas kejadian itu, PLN Wilayah Suluttenggo akan membangun tower transmisi emergency (darurat). Estimasi waktu pemulihan diperkirakan 7 hari sejak tower emergency tiba di lokasi. PLN berupaya maksimal dengan membawa 3 tower emergency menggunakan pesawat terbang dari Makassar.

“Kami juga akan membangun tower permanen seperti konstruksi sebelumnya. PLN akan terus berkoordinasi dengan Pemprov Gorontalo agar diperoleh kondisi yang aman dalam proses pembangunan jalan GORR terutama keamanan jaringan listrik di lokasi tersebut,”  kata Nayusrizal. (*/R)