Maksimalkan Layanan Pasien, BDRS Siapkan Stok Darah

BULUKUMBA – Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) berusaha maksimal melayani pasien dengan menyiapkan stok darah, apalagi kalau ada pasien darurat. “Di Lab dan keluarga pasien yang menjadi pendonor sukarela dan ada beberapa orang rekan karyawan RS yang sering kami panggil untuk donor jika pasien betul-betul tidak ada keluarga,” kata Abdul Radjab.

Jejaring untuk relawan donor darah jelas Radjab, diantaranya Srikandi Pemuda Pancasila, Koperasi Berkat, Wahdah Islamiah, SMA 10 Rilau Ale, SMA Balibo, SMA 1 Bulukumba, Astra motor,  Badan Penanggulangan Bencana dan Satpol PP serta beberapa instansi BUMN. “Memang saat ini pemakaian kantong darah di rumah sakit meningkat,” ujar Kepala UTDC PMI Bulukumba dr.Hj.Nurhayati.

Jelas Nurhayati, tahun 2016 itu cuma rata-rata 150 kantong per bulan, tetapi di tahun 2017 ini rata-rata 200- 250 kantong per bulan, sementara pendonor terbatas. Selama ini pihaknya kerjasama dengan Rumkit Bantaeng tanpa beban pembayaran.

“Kami dari BDRS yang mengikut sertakan klaim kantong darah di Berkas Rekam Media (BRM) pasien apabila pasien pulang dan Kami dari UTDC Bulukumba membayar ke Bantaeng apabila RSUD membayar klaim kantong ke UTD setiap 3 bulan sekali karena pada saat itu harga per kantongnya di Bantaeng masih rendah dari pada kita di sini,” ujarnya.   (sf/ar/cw)