Mantap Kinerja Tipikor, Dua Kasus Korup Dituntaskan

Asumsi masyarakat akan lambannya kinerja Polres Takalar khususnya Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) akhirnya terjawab dengan penuntasan dua kasus korupsi miliaran rupiah yakni Dinas Sosial Transmigrasi dan Dinas Kelautan Perikanan (DKP).

Kepala Unit Tipikor Polres Takalar, Bripka Nova Tanjung

TAKALAR – Meskipun personil Tipikor hanya berjumlah tiga orang, namun semangat dan ketekunannya menuntaskan kasus yang merugikan negara ratusan hingga miliaran rupiah mampu diungkap. Dua kasus dugaan korupsi yang ditanganinya sejak tahun 2016 yakni kasus korupsi proyek transmigrasi Tanakeke dan sementara berproses kasus dugaan korupsi di Dinas Kelautan dan Perikanan.

Untuk kasus di DKP yang merugikan negara sekira Rp1,6 miliar dari total anggaran Rp12 miliar lebih sementara dalam proses pemeriksaan. Tiga orang sudah ditersangkakan masing-masing Kepala Dinas H. Muh.Asbar, Kasubag Keuangan Nadir dan bendahara Supriani.

Sebelumnya, atau kasus transmigrasi tahun 2016 lalu, Tipikor Polres sudah menuntaskannya dengan empat tersangka yakni Zainuddin Dato (kontraktor), Arfah (PPK), Irfan (bendahara) dan Wahyudi (wakil bendahara. Di kasus ini, kerugian negara mencapai angka Rp300 juta lebih dari total anggaran Rp2 miliar lebih.

Kepala Unit Tipikor Polres Takalar, Bripka Nova Tanjung yang dihubungi pagi tadi, Sabtu (16/9) membenarkan kalau kasus dugaan korupsi Dinas Perikanan sudah menetapkan tiga tersangka. “Insya Allah, pelimpahan berkasnya diupayakan lebih cepat,” ucap Nova singkat.   (cw)