Mayoritas Anggota DPRD Tak Hadiri Pembahasan

Ketua DPRD Takalar di Anggap Tidak Konsisten Dalam Mengawal Aturan
TAKALAR – Kisruh di DPRD kabupaten Takalar hingga kini masih larut dan tarik ulur tentang keabshan penetapan rolling Komisi beberapa waktu lalu. Aktifitas pembahasan APBD Pokok, sebagian kecil anggota dewan masih mewarnai setiap harinya.
Fraksi PKS dan Fraksi Gabungan tuding pembahasan APBD Takalar illegal sampe ada keputusan Hukum yang mensyahkan Komposisi Komisi yang sudah di putuskan di Rapat Komisi dan Paripurna.
AKTIFIS Gubernur LIRA Sulsel RYAN LATIEF menilai Ketua DPRD Takalar tidak Konsisten Menjalankan Tatib DPRD. “Ketua DPRD itu bukan pejabat eksekutif, dia itu pimpinan legislatif, dimana legislatif itu bicara legitimasi dan legitimasi itu didapatkan dari suara mayoritas jadi bukan maunya ketua atau maunya 1-2 orang,” ungkapnya.
Jelas Ryian, ini perangkat daerah yang dibiayai Negara dan diatur Negara. Sebaiknya kembali ke Tata Tertib DPRD,  bukan ikut-ikutan memperkeruh suasana. “Pilkada Takalar sudah selesai sebaiknya pimpinan Legislatif Fokus mengawal aspirasi rakyat,” imbuh Ryian.   (ah/cw)