Mutasi Ribut, Ini Kualitas Seorang ‘Anrong Guru’ ASN

TAKALAR – Proses mutasi dan pengambilan sumpah ASN di Gedung Islamic Centre hingga pascanya masih tetap menjadi wahana perbincangan yang ironinya, karena soal mutasi ini jadi pergunjingan kalangan masyarakat awam.  Mereka (masyarakat red.) menganggap ‘mutasi’ kebablasan karena selain memutasi orang pensiun, orang pindah juga orang yang sudah meninggal jadi sasaran penurunan jabatan.

Dipihak lain mengungkap, biang ributnya mutasi harus jelas sesuai mekanisme dan proseduralnya. Maksudnya, masyarakat harus tahu siapa yang paling bertanggung-jawab dalam persoalan mutasi yang hingga kini masih dibicarakan.

Seorang Tokoh Pemuda yang dulunya diketahui seorang aktifis mengemukakan, Sekertaris Daerah (Sekda) sebagai ‘Anrong Guru’ Aparat Sipil Negara (ASN) harus bertanggung jawab. Bagaimana tidak, Sekda merupakan Ketua Tim Baperjakat dalam peoses mutasi sebelum ada pelantikan dan pengambilan sumpah.

Sementara Sekda, Arsyad Taba hingga berita ini terakses masih belum berhasil dimintai klarifikasinya terkait amburadulnya soal mutasi. Namun menurut Kepala BKD kepada wartawan, itu sudah sesuai prosedur.  (cw)