‘P22 SKHD’ Mandat Mayoritas Rakyat Takalar

AKTIFIS Gubernur LIRA Sulsel, RYAN LATIEF

TAKALAR – Kisruh wakil rakyat di DPRD yang dipicu oleh tidak terakomodirnya hasrat kelompok minoritas anggota dewan berimbas luas di masyarakat. Pasalnya, Program Sapi SKHD yang dinilai pro rakyat bakal terlewatkan oleh kepentingan oknum anggota dewan. Pembahasan APBD Pokokpun tetap berlangsung meskipun diantaranya hanya dipimpin oleh anggota Komisi.

AKTIFIS Gubernur LIRA Sulsel RYAN LATIEF menilai Ketua DPRD Takalar tidak Konsisten Menjalankan Tatib DPRD. “Ketua DPRD itu bukan pejabat eksekutif. Dia itu pimpinan legislatif, dimana legislatif itu bicara legitimasi dan legitimasi itu didapatkan dari suara mayoritas jadi bukan maunya Ketua ataupun maunya 1-2 orang saja,” katanya.

Selain itu, Ryan juga menyampaikan, kalau lewat Program 22 Bupati dan Wakil Bupati Terpilih, itu sebagai mandat mayoritas Rakyat Takalar yang telah memilih pada Pilkada beberapa waktu yang lalu.

“Lembaga kami akan monitoring semuanya, jika ada pelanggaran maka kami akan bawah ke proses hokum,” janinya.   (ah/cw)