Pelayanan Tak Maksimal, Rumkit Padjonga Telan Korban

Rumah Sakit Umum H. Padjonga Dg Ngalle kembali menjadi ajang perbincangan saat salah satu pasiennya merenggang nyawa. Menurut info, itu terjadi karena layanan yang selalu terulur.

TAKALAR – Beberapa waktu lalu, atau tepatnya Senin,  Kasmawati Daeng Tayu (34) menghembuskan nafas terakhirnya bersama bayinya. Dikabarkan, insiden tersebut akibat dari profesionalisme kerja rumkit yang lamban dan terkesan mengulur waktu.

Keluarga korban, Sukri Daeng Nanjeng menyesalkan kinerja dokter yang sikapnya santai dengan argumntasinya. “Kami hanya menurututi perkataan dokter, karena dia lebih tahu,” ungkapnya.

Korban be4ulang kali dibawa ke rumkit, namun dokter selalu mengarahkan untuk pulang saja dulu karena baru permulaan hingga berulang kali bolak balik rumkit. Semuanya normal kata dokter.

Hingga tiba masanya korban mengalami kritis, namun dokter berasumsi lain kalau pasien harus di operasi dan tidak persiapan darah. Kondisi itulah yang terjadi hingga korban meregng nyawa bersama bayinya.

Kepada wartawan, Direktur Rumah Sakit H.Padjonga Daeng Ngalle dr.Novi Yulianti mengungkapkan, pihaknya sudah membeikan pelayanan maksimal sesuai aturan rumkit.  (cw)