Pembunuh Mahasiswi UKI Toraja Terancam ‘Pidana Mati’

Pelaku pembunuhan mahsiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja di ancam pidana seumur hidup.

MAKALE – Kasus pembunuhan sadis mahasiswa UKI Toraja Martina Marni (22) dengan luka tusukan 13 ditemukan disemak belukar hutan pinus Marrang kecamatan Mengkendek 19 Desember 2017 lalu, kini dalam proses hukum.

Pelaku Putra alias Utta (19) siswa Sekolah Pelayaran Barombong,  ternyata tetangga korban. Motif pelaku hilangkan nyawa korban secara sadis karena cintanya di tolak.

Tersangka Utta usai melampiaskan kemarahannya kemudian setubuhi korban setelah tidak bernyawa. Pelaku juga berusaha hilangkan jejak, kemudian melarikan diri kesekolahnya di Barombong – Makassar bersembunyi.

Upaya Utta ternyata sia-sia sebab hanya empat hari dalam pelarian pelaku ditangkap Resmob Polda Sulawesi Selatan Sabtu (23/1). Setelah itu pelaku tunggal  Utta dibawa ke Polres Tana Toraja menjalani proses hukum.

Kapolres Tana Toraja AKBP Julianto P.Sirait didampingi Wakapolres Kompol Archelaus Lempong dan Kasat Reskrim AKP Jon Pairunan kepada trialief diruang kerjanya mengatakan, atas perbuatan tersangka diancam pidana seumur hidup sesuai  pasal 340 KUHP.

Menurut Julianto, ancaman yang memberatkan tersangka, selain melarikan diri, juga pembunuhan  direncanakan, hilangkan barang bukti, dan telah berkali-kali berurusan dengan polisi.   (anda/cw)