Perlukah Kejelasan Penggunaan Uang Rakyat “PPJ”….?

TAKALAR – Pertanyaan ini lahir dari sebuah bincang lepas di warkop berkisar kontribusi langsung warga (pelanggan PLN red.) setiap bulannya. Diskusi tersebut menyimpul “perlukah penjelasan penggunaan pungutan lampu jalan yang mengalir langsung dari rakyat setiap bulannya?”

Masalahnya, uang rakyat yang masuk dalam pendapatan asli daerah (PAD) dalam bentuk Pajak Penerangan Jalan (PPJ) cukup besar kalau dihitung dari jumlah pelanggan.

“Uang mengalir 10 % dari total tagihan setiap Rumah Tangga yang punya Rekening PLN,” ungkapnya.

Itu artinya, pihak Pemkab baiknya buka diri atau transparan terhadap manfaat dari kontribusi lampu jalan, belum termasuk pemeliharaannya yang konon mencapai angka ratusan juta rupiah.

“Kita berharap, kedepannya lebih jelas asas manfaat dari setiap pungutan yang dilakukan,” simpul mereka di diskusi. (cw)