Pernyataan TP4D Terkesan Prematur dan Terburu-buru

Pernyataan Ketua TP4D, Akbar, SH bahwa proses pekerjaan sudah sesuai dengan dokumen proyek dinilai prematur oleh Sekretaris BPD Desa Tamasaju, Nasrullah Sijaya.

GALESONG – Menurutnya, kehadiran Ketua TP4D di lokasi proyek melakukan dokumentasi dan peninjauan lapangan sudah tepat, tapi untuk menarik kesimpulan bahwa seluruh proses pekerjaan sudah sesuai dengan dokumen proyek adalah langka yang tergesa-gesa.

Disampaikan Sijaya, apa betul kondisi di lapangan sudah sesuai dengan dokumen proyek. Karena di sana itu bukan hanya pengambilan pasir pantai yang dianggap bermasalah, tapi  spek pekerjaan dan titik koordinat pembangunan Break Water juga dianggap bermasalah.
Jjadi kalau Akbar datang hanya sekedar melakukan dokumentasi dan mendengar argumentasi kontraktor tanpa melakukan kajian yang mendalam lalu mengeluarkan statemen menurut Nasrullah, itu langkah yang sangat tergesa-gesa. “Saya bersama dengan solidaritas warga desa Tamasaju tengah melakukan kajian dengan menggandeng ahli di bidang Berakwater,” ungkapnya.
Nasrullah juga mengatakan kalau dirinya tengah mempersiapkan dokumen laporan pelanggaran  ke Kejati Sul-Sel.  Hal itu dilakukannya setelah Nasrullah memperoleh bocoran RAB pembangunan Breakwater Desa Tamasaju.   (ml/cw)