Proyek PLTS di Pulau Tanakeke Diduga Bermasalah

Ini salah satu kegiatan proyek PLTS di daerah Sumatera

TAKALAR – Proyek Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Dusun Labbottallua, Desa Mattiro Baji, kecamatan Mappakasunggu (Mapsu), Kabupaten Takalar  yang dibiayai Kementrian Sumber Daya Mineral diduga bermasalah. Masalahnya ungkap warga setempat, Zainuddin Nakku, pembesian baik pemasangan panel maupun behelnya dinilai tidak sesuai spesifikasinya sebagaimana termuat di rencana anggaran biaya (RAB).

Menurut Nakku, besi pada pemasangan panel seharusnya berukuran 12 inc, namun yang digunakan besi berukuran 8 inc. Begitu juga dengan pembesian behel, harusnya menggunakan besi berukuran 8 inc namun pihak rekanan dari  Indo Electric Instruments hanya menggunakan besi ukuran 6 inc. “Pihak rekanan hingga sekarang tidak pasang papan proyek (Papro),” ungkap Dg Nakku.

Sementara Kepala Pemborongnya, Alfian yang dimintai klarifikasinya membenarkan masalah tersebut dan beralasan kalau proyek proyek yang pernah ia kerjakan di daerah lain itu cuman menggunakan besi seperti
itu.

Terpisah, Pengawas Proyek, Andi Akbar mengatakan, kalau masalah kondisi bahan material yang digunakan, itu bukan saya yang suplay pak tapi kepala pomborongnya sendiri. “Saya hanya mengawasi saja,” pungkasnya.   (z/cw)