PSB Sistim On Line Dikeluhkan Ortu Siswa

Sistim penerimaan siswa baru (PSB) mulai memperlihatkan ketidak-berpihakannya kepada warga lokal atau siswa yang berdomisili tak jauh dari sekolah tempat mereka mendaftar.  Pasalnya, banyak sekolah yang hanya menerima siswa luar (jauh) karena ada dugaan pesanan dari orang penting. Itu memungkinkan terjadi karena model kemitraan hanya menangung perseorangan saja.

Di SMAN I Bontonompo, kabupaten Gowa misalnya, dominan yang diterima kebanyakan dari siswa yang berdomisili di luar Bontonompo. Padahal, harusnya kuota PSB memprioritaskan siswa yang berjarak dekat dengan sekolah yang harus didahulukan.

“Banyak siswa yang menganggur karena tidak lulus, padahal jarak rumahnya sudah sesuai prasyarat yang diinginkan sistim di PSB,” ujar orang tua siswa, MSS warga dusun Bontosunggu, desa Bontolangkas, kecamatan Bontonompo, kabupaten Gowa.

Dia berharap, Pemkab Gowa sudah persiapkan solusi bagi siswa yang menganggur nantinya sebelum pola pikir mereka berubah.   (tam)