‘Ramadhan’ Harga dan Stok Daging Masih Stabil

MAKASSAR – Harga dan stok daging sapi di daerah ini masih relatif stabil hingga dipertengahan Ramadhan. Di  pasaran, semua dagangan berjalan normal tanpa ada gejala gejolak longgakan harga. Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu’mang saat memimpin inspeksi mendadak di Rumah Potong Hewan Makassar. Harga berada dikisaran Rp. 94 ribu – Rp. 95 ribu per kilogram.
Artinya kata Agus di RPH Makassar jalan Tamangapa, patut disyukur karena di daerah lain lonjakannya sudah ada yang sampai Rp. 140 ribu. Penyampaian itu terungkap saat sidak bersama KPPU di RPH Makassar, Agus mengecek proses pemotongan daging sapi. Termasuk juga sempat mengecek kandang stok hewan di lokasi. Sejauh ini, tingkat permintaan daging sapi masih terbilang rendah, karena itu harga masih relatif stabil.
Kendati begitu, Sulsel disebut siap menghadapi tingginya permintaan jelang lebaran, mengingat stok juga banyak. Jumlahnya mencapai 40 ribu ekor per tahun dan turut diantarkan ke provinsi lain.
Di RPH Makassar, saat ini jumlah pemotongan sapi berkisar 70 ekor per hari. Diprediksi trennya terus meningkat hingga hari lebaran. “Berdasarkan laporan, pada H-3 jumlahnya diperkirakan mencapai 200 ekor. Dan pada H-2 sampai 400 ekor,” jelas Agus.
Ketua KPPU Makassar Ramli Simanjuntak juga memastikan kestabilan harga daging di Makassar dan sekitarnya. Melimpahnya stok, kata dia, diyakini mampu meredam potensi kenaikan harga. Selain Makassar, stok juga disiapkan pada sejumlah daerah penghasil ternak di Sulsel. Antara lain kabupaten Barru, Bone, dan Maros.
“Hari ini kita berkunjung untuk melihat stok dan kondisi daging di Sulsel. Dan dari hasil pemantauan, sejauh ini semua masih stabil,” terang Ramli. (ear/R)