Sejumlah Anggota DPRD Bergiliran di Periksa

Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel kembali melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terkait kasus dugaan korupsi penyimpangan APBD di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

MAKASSAR – Kali ini penyidik menggilir pemeriksaan delapan oknum anggota DPRD Sulbar terkait kasus dugaan korupsi penyimpangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sulbar tahun 2015-2016.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulselbar, Salahuddin mengatakan, penyidik kembali melakukan pemeriksaan terhadap delapan orang saksi, semuanya dari anggota DPRD Provinsi Sulbar.

Dari delapan nama legislator yang diperiksa, baru tujuh nama yang diserahkan penyidik. Mereka adalah Hj Astuti Indriani, Arman Salimin, H Muhammad Hamzah, Syariah, Muh Taufan, Abdul Latief dan Muktar Belo.

Dijelaskan, kalau pemeriksaan saksi berkisar pada pokok-pokok pikiran anggota DPRD dalam pembahasan anggaran program aspirasi karena disinyalir ada dugaan para legislator ini, menerima fee 5 sampai 10 persen. “Pemberian serta penerimaan fee inilah yang masih di dalami dan jadi salah satu, materi penyidik dalam pemeriksaan kali ini,” tutupnya.  (jar/cep/cw)