Sisa Dana Tak Cair, Rekanan Segel Puskesmas

Meskipun pekerjaan pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) sudah rampung dan dipergunakan, namun tetap menjadi sasaran penyegelan oleh rekanan karena sisa dana proyeknya tidak dicairkan.

LUTIM – Pembangunan sudah rampung dan telah ditempati tenaga medis, namun Puskesmas Lakawali, kecamatan Malili, kabupaten Luwu Timur (Lutim) tidak dapat difungsikan maksimal. Pusat layanan kesehatan senilai miliaran tersebut tersendat karena di segel pihak rekanan.

Informasi menyebutkan, penyegelan dikarenakan Pemda tidak menyetujui pencairan dana sisa milik perusahaan kontraktor yang mengerjakan bangunan tersebut. Hal ini juga dibenarkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Pembangunan Puskesmas Lakawali, Mashuri Rahim.

Menurut Mashuri, penundaan pencairan sisa dana senilai Rp543 juta tersebut dikarenakan pihak perusahaan sendiri hingga kini belum membayar denda keterlambatan.

“Sesuai aturan, terjadi keterlambatan kerja dalam proyek tersebut, makanya rekanan yang bersangkutan diwajibkan untuk membayar denda sebesar Rp194 Juta. Namun hingga kini, mereka belum membayarnya. Kalau semuanya sudah diselesaikan, tidak ada alasan pemerintah menahan sisa anggaran proyek.   (ar/cw/r)