Soal KPUD, Panwas Sudah Plenokan dan Teruskan ke Bawaslu

Lulusnya calon PPK asal Polut, Muh. Jalaluddin Bahar tanpa melalui tes tertulis dan menggugrkan Wahyuri yang ikut tes tertulis menjadi wahana perbincangan publik.Panwaskab Takalar telah meplenokan persoalannya dan meneruskannya ke Bawaslu.

Ini kantor KPUD Kabupaten Takalar

 TAKALAR – Kecurangan yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) pada proses perekrutan calon Panitia Penyelenggara Kecamatan (PPK) ternyata benar adanya. Itu diperkuat oleh pengakuan calon yang diluluskan, Muh. Jalaluddin Bahar.

Dia (MJB) mengakui bahwa dirinya  tidak ikut tes pada pelaksanaan tes tertulis yang diselenggarakan KPUD. Soal dirinya diluluskan, MJB tak menjelaskannya. “Dia mengakui kalau dirinya tidak ikut tes,” jelas Devisi Hukum, Pengendalian dan Tindak Lanjut Panwaskab, Suardi diruang kerjanya, Kamis (2/11).

Bersama Ketua Panwaskab Ibrahim Salim, Suardi menyampaikan kalau pihaknya sudah dua kali mengundang KPUD, tapi tidak pernah hadiri undangan sampai sekarang. Undangan pertama yang dilayangkan bernomor 034/SN-18/ TU.00.01/X/2017 tertanggal 24 oktober hingga menyusul undangan ke dua dengan Nomor 035/SN-18/ TU.00.01/X/2017 tertanggal 27 oktiber

“Pihak KPUD tidak memenuhi dua kali undangan dan sudah melewati batas sesuai ketentuan. Kamipun sudah plenokan dan meneruskannya ke Bawaslu,” pungkasnya.   (cw)