SPPD Fiktif, 2 Legislator PKS Tengah Proses Hukum

TAKALAR – Dugaan adanya penggunaan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) Fiktif dalam lingkup Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kini tengah berproses hukum di Kejaksaan. Pihak pelapor, LSM Gergaji berharap keseriusan pihak kejari menuntaskan kasusnya.

Seperti dikabarkan, 2 oknum anggota DPRD yang dituding menggunakan SPPD Fiktif menurut LSM Gergaji, Imran Tola sangat jelas pelanggarannya. Keduanya masing-masing legislator PKS ‘HT dan HA.

“Kita berharap pihak kejaksaan secepatnya memperadilankan keduanya agar kasus tidak menumpuk, apalagi mencuat lagi kepermukaan soal bantuan sapi 40 ekor dari Bank SulSelBar. Yakin saja, soal ini juga bakal sampai di meja kejari,” ungkap Indan di Alun-Alun Selasa kemarin.  (cw)