SYL Malu Injak Toraja Kalau Bandara Buntu Kunik Tidak Jadi

MAKALE – Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL), pada puncak perayaan HUT Kabupaten Tana Toraja ke 60 dan Hari Jadi Toraja ke-770 di Objek Wisata Buntu Burake, Kamis, 31 Agustus 2017 menegaskan, Airport Bandara Buntu Kunik harus selesai. Tahun 2018 ranweinya yang 2400 Meter harus sudah turun pesawat berbadan lebar Boeing 747.  “Kalau tidak saya kira malu injak Toraja lagi,” kata Syahrul.

Airport tidak jadi bukan karena kesalahan pemerintah pusat , tetapi kita semua yang salah. Mestinya 2017 Airport itu sudah selesai. Oleh karena itu mari kita tekatkan pak Bupati Tana Toraja dan Toraja Utara, mari kita selesaikan. Tidak ada alasan lagi hanya karena ada kuburan, menghalangi kepentingan rakyat dan membuat rakyat besok jadi miskin,

“Saya minta Bapak Kapolda, Bapak Kajati, Kajari, Kapolres, Kejaksaan dan Pak Dandim dan kedua Bupati Tana Toaja dan Toraja Utara, bantu selesaikan dan tuntaskan Bandara Buntu Kunik,” harap Syahrul.

Diharapkan juga, agar orang- orang dari perantau tidak singga di Bali, orang-orang dari Beijing tidak perlu datang di Bandara Hasanuddin tapi langsung di Airport Bandara Buntu Kunik Tana Toraja.

Dan kemarin bersama Bapak Presiden dan Wakil Presiden di Menteri Perhubungan dalam Rapat Kabinet terbatas “telah kembali dipulihkan dana untuk Airtport Buntu Kunik Senilai Rp. 480 Millar,” saya minta Pak Hary Tanun untuk bantu Toraja, harap Syahrul Gubernur Sul-Sel Dua Periode ini.  (titus)