Tak Dapat Alsintan, 2 Kader PKS Ribut di Musallah

TAKALAR – Insiden keributan dua kader PKS masing-masing inisial MK dan JS di Musallah Rujab Bupati beberepa hari lalu masih jadi perbincangan. Pasalnya, kedua kader ini menurut informasi merupakan bakal calon legislative (caleg) di daerah pemilihan (Dapil) 2 Mappakasunggu, Sanrobone dan Mangngarabombang (Marbo).

Disatu pihak ‘JS’ diketahui pembagi bantuan alsintan, dilain pihak ‘MK’ berstatus menfsilitasi calon kelompok tani penerima manfaat alsintan diwilayah Sanrobone.

Kejengkelan MK memuncak saat ketemu JS di Mosallah usai Salat Magrib waktu itu. “Saya kecewa dan kesal terhadap JS, karena kelompok tani di Sanrobone tidak diberikan bantuan alsintan padahal sudah berulang kali disampaikan,” ungkap MK di trialief.

Sementara baik Ketua PKS, Hairil Anwar maupun kader PKS ‘JS’ yang berusaha dihubungi via ponselnya pagi tadi, Rabu (23/5) tidak berhasil, ponsel keduanya sedang tidak bias dihubungi.

Direktur LSM REKAP (Riset dan Kajian Publik), Zainuddin Nakku DL yang dihubungi, sangat menyayangkan sikap dua oknum yang diduga kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Takalar yang hampir “berkelahi” beberapa waktu lalu di mushallah Rumah jabatan  Bupati Takalar. “Keduanya diduga kuat berselisih paham soal bantuan Alsintan,” tulis Nakku via WhatsAppnya.    (cw)