Tambang Galesong Tertawa, APDESI Tawarkan Dirinya

 Pertemuan yang diinisiasi Dinas Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM) Provinsi Sulawesi Selatan (sul-sel) Senin kemarin di kantor Dinas ESDM, Jl Andi Pengerag Pettarani-Makassar lucu dan menarik. APDESI ngotot perjuangkan dirinya untuk ikut serta dalam kontes meskipun tak di undang.

MAKASSAR – Ada yang menarik dari Pertemuan FIK KSM dengan pihak ESDM yang menindaklanjuti prosesi penambangan pasir di Galesong. Dimana APDESI Kabupaten Takalar ngotot untuk diikutkan disetiap momen berkait penambangan, salah satunya tambang pasir yang dipersoalkan.

Pernyataan akhir Wahyudin Mapparenta selaku Ketua Apdesi Takalar menegaskan, “Siapapun LSM Pendampingnya, apakah FIK KSM atau siapapun yang perting Pengelolaan Teknis CSR dilakukan oleh Pemerintah Desa”.

Pernyataan yang menyiratkan keinginan Ketua APDESI yang juga Kades Aeng Batu Batu, kecamatan Galesong Utara (Galut) mengundang tawa peserta pertemuan. “Itu persoalan kecewa karena tidak di undang,” celoteh peserta rapat.

Sekertaris Dinas ESDM menyampaikan, selama ini yang getol menolak penambangan pasir laut di Takalar adalah pihak masyarakat yang didamping oleh LSM FIK-KSM.

“Sepengetahuan kami, yang gigih sampai sekarang menolak penambangan pasir laut di Takalar adalah mereka (FIK-KSM), makanya kami mengundang pihaknya ke sini untuk menidak lanjuti laporan pelanggaran perusahaan penambangan pasir laut yang mereka temukan” ujar H.Syamsul Bahri sebagai jawaban pertanyaan Ketua APDESI.   (bj/cw))