Terobsesi Hutan Gundul, IPMAH Kanreapia Gelar Diskusi

Kondisi hutan dan gunung yang berangsur gundul menginspirasi komunitas lembaga kepemmudaan di kabupaten Gowa berdiskusi. Inisiatif diaktualisasikan IPMAH KANREAPIA, Dinas Lingkungan Hidup, Kepolisian, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) dan masyarakat.
GOWA – Maraknya penebangan liar melahirkan keresahan yang teramat baik dari masyarakat yang bermukim diseputaran gunung maupun lembaga daerah dan komunitas pemuda. Kersahan yang yang ditakutkan berujung pada gundulnya hutan dan kurangnya  ketersediaan air di kaki gunung Bawakaraeng menginisiatif IPMAH KANREAPIA menggelar diskusi publik.
Kegiatan yang melibatkan semua unsur ini jelas Ketua LMPI, Andri Tompo, berharap adanya solusi yang bisa dihasilkan dari forum diskusi.
Ada poin penegasan yang diminta dan disuarakan LMPI, agar seluruh lapisan masyarakat sadar betapa pentingnya fungsi hutan, agar pemerintah dan polisi mengedepankan pola pembinaan sebelum melaksanakan penindakan,   agar pemerintah lebih transparan akan titik” koordinat yang menjadi HPT (HUTAN PRODUKSI TERBATAS).
Generasi penuh talenta ini juga meminta kepada pemerintah untuk membuat regulasi tentang bagaimana membangun hubungan saling menguntungkan antara pihak pengguna  air dihilir sungai dengan masyarakat yang ada di hulu sungai.
“Moga hasil diskusinya bermanfaat untuk kepentingan bersama dan pelestarian hutan rakyat, sekaligus menjadi bahan kajian pemerintah dalam membuatkan regulasi,” harap Dg Tompo yang juga seorang pengusaha.  (R)