Trampil Main Musik, Tuna Netra Ini Biayai Keluarganya

TORAJA – Meski memiliki keterbatasan fisik, Agu (28) warga kecamatan Masanda ini memiliki kelebihan dengan bermain musik. Dia membiayai keluarga dan 6 orang saudaranya sekolah dari hasil musiknya.

Agus melayani pesanan warga di Masanda, Lembang Belau utara dan kampung lainnya khususnya di Gereja.

Menurut Agus, cacat buta yang dialaminya bukan terbawa dari lahir, tetapi sebuah kecelakaan. Dimana saat usia 6 tahun, dirinya bersama teman sebayanya asik bermain bola dan tiba-tiba matanya terkena bola.

Insiden itu yang membuat Agus menjalani kebutaan hingga sekarang. Sementara beban hidup keluarga harus dia tanggung karena selain ibunya sudah meninggal, baaknya juga menderita penyakit yang sama (buta).

“Saya siap melayani Tuhan melalui perainan keybor atau gitar. dan mungkin itu hanya bisa saya persembahkan untuk Tuhan,” ucapnya.   (anda)