Warga Minta Usut Dugaan Penyelewengan Dana Desa

Aparat penegak hukum baik Polres maupun kejaksaan diharap lebih proaktif mengawal kegiatan desa yang menggunakan anggaran APBN maupun APBD. Sebab jika tidak, maka aksi arus bawah pasti turun jalan mempertanyakannya.

PINRANG – Puluhan warga Desa Basseang Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang terpaksa turun jalan melakukan aksi Unjuk Rasa. Dalam aksinya di depan Mapolres Pinrang, massa menuntut agar aparat berwenang segera mengusut dugaan adanya penyelewengan anggaran desa yang telah dilakukan Kepala Desa Basseang, Edy beserta aparatur jajarannya.

“Kami menuntut agar kepolisian dan aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas dugaan penyelewengan anggaran desa. Apabila tuntutam kami ini tidak ditindaklanjuti, kami siap turun aksi kembali dengan jumlah massa yamg lebih besar,” tegas Koordinator Lapangan (Korlap)aksi, Asran.

Disebutkan Asran perihal poin dugaan penyelewengan anggaran yang dimaksud seperti pelaksanaan pelatihan pertanian di hotel, study banding ke Bali, pembuatan jalan beton yang tidak jelas titik lokasinya serta belanja pupuk, bibit dan pakan ternak yang tidak jelas objeknya. “Kami atas nama masyarakat Desa Basseang menganggap Kepala Desa Kami telah gagal dalam memimpin dan menjalankan amanah yang diembannya,” kuncinya. (cl/ar/cw)