Wartawan Online 24 Jam Dipukuli, Tak Ada Reaksi …?

Meskipun insiden pemukulan wartawan online 24 jam terjadi Rabu malam (28/12) di Menara Bosowa, jalan Jenderal Sudirman, Makassar, tapi kabarnya hingga sekarang belum ada kejelasan informasinya.

Apakah pihak korban melapor ke berwajib dan apa reaksi redaksi online 24 jam..?  Meskipun belum ada konfirmasi langsung dari pihak online 24 jam, namun perlakuan kasar terhadap pewarta sangat tidak dibenarkan.

Seperti dimediakan sebelumnya, Jurnalis yang akrab disapa Bombom ini adalah reporter media ONLINE 24JAM yang dipaksa menghapus gambar serta dipukuli saat menjalankan tugasnya melakukan peliputan dimana awal kejadiannya korban dipaksa menghapus gambar oleh beberapa orang yang diduga pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati Takalar nomor urut satu, Burhanuddin Baharuddin – M Natsir Ibrahim (Bur-Nojeng), di Menara Bosowa, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Rabub(28/12/2016) malam.

“Saat itu saya sedang meliput pendukung Bur-Nojeng di luar ruangan debat kandidat cabup dan cawabup Takalar. Saya mau buat berita pendukung Bur-Nojeng yang meneriakkan “Oppokki”. Namun saya baru mau ambil gambar tiba-tiba ada orang datang teriak dan bertanya, siapa kau ambil-ambil gambar disini,” urai Bombom.

Selain dipaksa menghapus gambar, beberapa orang bahkan melayangkan pukulan ke arah Bombom. Tapi untung, petugas cepat dan menyelamatkan Bombom. (*/R)