55 Unit Bantuan Traktor di Dinas Pertanian Dipertanyakan

TAKALAR – Kondisi Takalar pasca Pilkada torehkan beragam problem, salah satunya bantuan 55 unit traktor tangan di Dinas Pertanian. Alat pertanian (alsintan) bantuan pemerintah pusat ini menjadi polemik dalam lingkup internal Dinas Pertanian karena tidak melibatkan Bidang dan seksi untuk menverifikasinya.

Secara keseluruhan prosesnya ditangani langsung Kepala Dinas (Kadis), Najib Kasim dengan asumsi kelompok penerima manfaat di SK-kan langsung Bupati.
Direktur eksekutif Lembaga Swadaya Masyarakat Riset dan Kajian Publik (LSM REKAP) Zainuddin Nakku meminta Polres untuk melakukan penyelidikan terkait bantuan hand traktor yang di datangkan minggu lalu oleh pemerintah pusat ke dinas pertanian kab. Takalar.
Permintaan Zainuddin ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat penerima manfaat (kelompok tani). Karena kata dia, jangan sampai ada oknum yang tidak bertanggung jawab memainkannya. Apalagi gambaran adanya aturan main terlihat dengan tidak melibatkan pejabat yang punya tupoksi.
“Tidak benar ketika pejabat yang seharusnya terlibat namun tidak dilibatkan. Pasti ada niat dan perlakuan lain yang ingin diterapkan Kadis hingga tidak melibatkan stafnya,” ungkap Zainuddin Nakku.   (R)