Program Rutilahu Dan Kube Dikeluhkan Warga Jeneponto

JENEPONTO – Program Kementrian sosial berupa rumah tidak layak huni (Rutilahu) dan Program kelompok usaha bnbersama (Kube) yang disalur melalui Dinas Sosial dikeluhkan warga. Pasalnya, harapan program tersebut dapat meningkatkan tarap hidup masyarakat miskin, namun faktanya jauh panggang dari apinya.

Rutilahu dan Kube justru membuat masyarakat galau dan mengelu karna awal pendataan masyarakat miskin, yang berhak dapat malah tidak dapat dan merasakannya. Salah satunya warga di desa Pattiro, Kecamatan Bangkala Barat,  Samsiah bersama Dg Bombong dan warga lainnya. ” Saya sudah berkali kali di data tapi setiap turun bantuan hanya orang yang berada dapat pada hal kita lihatmi sendiri rumahku hanya dindin gamacca yang sudah lapuk dan atapnya juga bocor bocormi karna hanya terbuat dari daun Lontara,” curhat warga ke trialiefmedia.

.Hampir semua masyarakat miskin di sekitar kampung ini tedak dapat bantuan diantaranya Lodding, Mancu, Risal, Mappi , Rapak, Yakking, Wawan, Duri, Dg bombong di dusun cini ayo, desa pattiro”.

Koordinator kecamatan Bangkala dan kec Bangkala Barat,  Sakaria yang juga pendamping Program Rutilahu dan Kube yang berusaha dimintai konfirmasinya terkesan menghindar.   (ardi/R)