8 Bocah Terseret Arus Saat Mandi, 3 Tewas dan 1 Hilang

Delapan bocah di Kelurahan Ndorurea, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) tenggelam dan terseret air saat mandi di muara kali Nangapanda Warukasu wiayah setempat.

Tiga orang ditemukan tewas, empat ditemukan selamat, sedangkan seorang lainnya masih hilang hingga kini.

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah NTT AKBP Jules Abraham Abast mengatakan, tiga orang yang ditemukan tewas itu adalah Aqila Fauzatunnafsi (5), Nurisa Muhammad Pala (7) dan Hinayatul Fitriah (7). Seorang bocah yang masih hilang hingga kini yakni Almuzamil (7).

“Dua orang bocah ditemukan di dekat tempat kejadian yakni Aqila dan Nurisa. Sementara itu Hinayatul ditemukan di laut. Sedangkan empat bocah lainnya yang berhasil diselamatkan yakni Tasya, Ais, Adi Baba Dan Fikar,” kata Jules, Minggu (9/4/2017) petang.

Jules menuturkan, tiga warga setempat yakni Muhamad Setu (40), Harun Ahmad (30) dan Adiman Arsat (28), mendengar suara teriakan dari anak-anak yang mandi di kali bahwa ada orang tenggelam.

Kemudian ketiga orang saksi tersebut menuju ke lokasi dan berhasil menyelamatkan empat orang. Sementara empat anak lainnya tidak berhasil diselamatkan. Jasad dua bocah masing-masing Aqila dan Nurisa ditemukan di kali tersebut, sedangkan jasad Hinayatul ditemukan di laut wilayah Puukungu, Desa Ondorea, Kecamatan Nangapanda.

“Saat ini satu bocah Almuzamil masih dalam pencarian dengan menggunakan perahu motor oleh tim gabungan dari Polsek Nangapanda, Badan Penanggulangan Bencana Alam, Tagana, beserta masyarakat setempat,” tuturnya.  (*)