BudayaDaerahNasionalPeristiwa

Warga Dampak Covid 19 di Batangkaluku Hilang Namanya di BST

 SUNGGUMINASA – Seorang perempuan, Sukaena (Lhena) warga Kelurahan Batangkaluku, Kecamatan Somba Opu mempertanyakan namanya yang hilang di daftar penerima bantuan sosial tunai (BST). Padahal katanya, di daftar awal warga terdampak covid 19 terdata di Kementerian Sosial, namanya tertera di pengumuman. Namun di daftar berikutnya, namanya sudah hilang . “Selama ini saya sama sekali tidak pernah memperoleh bantuan sosial lainnya,” keluhnya.

 Didampingi jurnalis Burhanuddin Nas Dg Mangung, Sukaena menemui Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gowa yang diterima Sekdin, H. Firdaus. Rasa kekecewa perempuan baya ini bertambah saat mendapatkan penjelasan dari Sekdin perihal data Kemensos.

 Menurut Sekdin, tidak selamanya data yang terkirim ke Kemensos langsung disetujui dan dikembalikan kecuali di proses verifikasi.

Dari hasil seleksi-verifikasi Kemensos untuk Bansos Tunai seperti misal, tahap pertama pihaknya mengirim data-usulan sebanyak 19.000 yang turun sebanyak 16.449 orang (KK) kemudian pada tahap kedua naik atau bertambah manjadi kurang lebih 18 ribuan dan itu prerogatif Kemensos.

“Bisa ada solusi dan menjadi pilihan untuk terakomodir kalau menyanmpaikan langsung di bagian sembako, ujar H.Firdaus mengarahkan ke Posko utama di Kantor Bupati Gowa, mengirimkan identitas via WA.     (Nyampa/Omank)