IWO Kecam Kekerasan Wartawan Depan Kampus UPRI
MAKASSAR – Dugaan kekerasan terhadap wartawan kembali jadi topik bincang karena dinilai mencederai kebebasan pers. Bahkan soal kekerasan yang diketahui dilakukan salah seorang petinggi di Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar.
Informasi sebutkan, salah satu jurnalis media online di Makasar, Ilham (Koran Makassar) mengaku mendapatkan perilaku yang tidak menyenangkan dari salah satu Wakil Rektor UPRI siang tadi.
Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 11.20 Wita di depan kampus UPRI Jalan Bawakaraeng, Makassar. Saat itu IL memarkir kendaraannya lantaran hendak memeriksa salah satu aplikasi WhatsApp.
IL mengatakan bahwa saat kejadian, mobil tersebut terus menyerbu Ilham dengan klakson mobilnya. Namun Ilham mengisyaratkan agar masuk ke area parkir dalam kampus.
“Saya hendak ke balaikota untuk meliput, Saya berhenti untuk membuka WhatsApp, tiba-tiba ada mobil klakson dari belakang, saya balik melihat ada seorang lelaki di atas mobil mengisyaratkan saya untuk pindah krn mau parkir di tempat tersebut,” ujarnya.
Namun, mobil tersebut semakin memepet IL dan ban mobil belakang sempat menginjak kakinya.
“Jadi saya tanyakan apa maksud bapak hampir menabrak bahkan injak kaki, dia lalu turun dan berdebat. Dia bilang, saya biasa parkir di sini, saya yang punya kampus, kantorku ini,” lantangnya dengan arogan IL menceritakan.
IL menjelaskan walaupun dia berkantor di UPRI seharusnya ia tak boleh memarkir ditempat tersebut, karena termasuk badan jalan.
Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) SulSel, Zulkifli Thahir mengecam perlakuan oknum terhadap wartawan. Dia bahkan meminta kepada korban untuk melaporkannya ke berwajib. (*/C)
