‘Demi Kembangkan Usaha’ UMKM Serobot Lahan Pendidikan
TAKALAR – Optimistis hidup dan mengembangkan usaha ditengah ketidak-pastian ekonomi pasca covid, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Takalar melakukan terobosan luar biasa dengan caranya sendiri. Tak segan, pagar milik SMPN 2 Takalar jadi korban ambisinya dan lahan milik Dinas Pendidikan diperepatan empat jalan menuju Ballo, Kelurahan Sombala Bella, Kecamatan Pattallassang-pun dikuasainya.
Meski mood-nya masih sempoyongan, UMKM dengan pikiran yang dikuatkan oleh ‘POWER’ menerobos apapun untuk memenuhi ambisinya, salah satunya mengambil alih lahan pendidikan dengan caranya sendiri tanpa melewati prosedur peralihan kepemilikan lahan.
“Kalau yang dilakukan UMKM dengan membobol pagar sekolah, artinya benih perseteruan di masa datang ini sedang di tabur,” ujar komunitas pemerhati pendidikan di salah satu warkop diseputaran pasar Sentral.
Dibincang lepas penuh canda tawa itu mengurai pernyataan Direktur Perusda terkait pembobolan pagar SMPN 2 yang katanya di jalan tersebut ramai orang lalu lalang dan tidak mengganggu proses belajar mengajar.
Kalau itu asumsinya, kenapa mesti pilihannya di lahan sekolah. Bukankah jauh lebih ramai kunjungan di kantor Bupati, DPRD, SPBU dan beberapa tempat lainnya yang banyak orang lalu lalang.
“Heran melihat kerja pemerintahan yang senangnya selain mutasi juga merobohkan bangunan yang masih sangat layak seperti Baruga Karaeng Bainea dan beberapa bangunan yang dibengkalaikan,” ujar penikmat kopi yang nyaris bibirnya terbakar karena keseriusannya bicara. Sementara Kepala Dinas Koperasi selaku penanggung jawab kegiatan UMKM hingga tulisan ini tayang belum berhasil dimintai klarifikasinya. ©
